Festival Tradisional Saint Juan

Festival Tradisional Saint Juan

Festival Tradisional Saint Juan – Berkemah dengan menyalakan api unggun merupakan hal biasa yang dapat kita temukan. Pada saat mengikuti kegiatan tersebut, kita biasanya akan mengelilingi api unggun dengan menyanyikan lagu bersama. Hal biasa tersebut tidak akan kita temukan selama mengikuti festival Saint Juan. Festival yang diadakan di Almeria, Spayol ini memiliki tradisi yang unik dan dilakukan setiap tahunnya. Jika kita mempelajari mengenai asal muasal dari festival Saint Juan. Festival yang diadakan setiap tanggal 23 Juni ini merupakan festival tradisional yang telah lama dilakukan sejak dulu. Meskipun menjadi festival tradisional, festival yang diadakan pada bulan Juni tersebut menjadi festival terpopuler ketika musim panas berlangsung. Festival populer asal Spayol ini menjadi kebiasaan yang tidak pernah absen. Di setiap kota penting yang berada di Spayol akan menyelenggarakan festival dengan meriah. Almaria sendiri menjadi provinsi di Spanyol yang turut serta menyajikan festival tradisional dengan sangat meriah.

Berbeda dengan festival kebanyakan, Saint Juan merupakan festival yang melibatkan keberadaan api. Warga Almeria secara bersama-sama akan menciptakan api unggun berukuran besar di pesisir pantai. Api unggun diciptakan dengan membakar sejumlah kayu bekas dan kayu yang berasal dari furniture bekas. Selama perayaan, para warga akan saling berbagi makanan, minuman dan melompati api unggun. Kegiatan melompati api unggun memiliki makna yang cukup dalam. Dengan melompati api unggun, warga Almaria percaya bahwa mereka telah lahir dan suci kembali. Proses pensucian diri tidak hanya dilakukan dengan melompati api unggun saja tetapi dapat pula dilakukan dengan melemparkan kertas yang berisikan hal-hal yang ingin dilupakan ke bara api unggun. Ritual membakar masa lalu dipercaya dapat menjadikan diri mereka menjadi pribadi baru yang bersih dari hal-hal buruk dan dosa.

Festival dilakukan dengan membuat api unggun di tengah malam. Api unggun tersebut dibuat di pinggir pantai dan daratan. Hal tersebut dilakukan agar warga dapat mencium bau api dan membedakan keberadaan asap dari api unggun. Warga yang mengikuti festival tradisional ini akan melakukan pesta pora bersama dengan warga lainnya. Warga dapat membakar roti jagung dan kentang yang nantinya akan dinikmati secara bersama-sama. Untuk proses melompat api unggun sendiri, lompatan dapat dilakukan sebanyak 3 kali. Lompatan dilakukan dengan meneriakkan kata “ penyihir “ untuk menghilangkan hal-hal yang buruk di dalam hidup. Guna menambah kemeriahan festival, penyelenggara biasanya akan melengkapinya dengan pesta kembang api. Pesta kembang api dilakukan di waktu malam hari sehingga warga dapat menyaksikan pemandangan indah yang disajikan oleh kembang api tersebut.

Kemeriahan festival tradisional yang ada di Almaria ini dapat dirasakan hingga pagi menjelang. Api unggun menjadi poin utama dari festival Saint Juan. Tanpa adanya api unggun, festival tidak dapat dilakukan. Menurut sejarahnya, api unggun menjadi simbol kebebasan warga dari roh jahat. Untuk melindungi diri dari roh jahat, api unggun dapat menolaknya dengan baik. Festival Saint Juan tidak hanya dapat kita temukan di Almaria. Festival tersebut dapat pula kita saksikan di kota-kota lainnya yang ada di Spayol. Setiap festival dihadirkan dengan meriah dan sanggup menyita perhatian masyarakat luas. Festival ini juga mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara untuk datang ke Spanyol. Wisatawan tersebut berniat untuk menyaksikan keseruan acara festival, ingin ikut serta dalam kompetisi yang diadakan dan ingin merasakan kehangatan & keramahan warga sekitar ketika festival berlangsung.